Senin, 05 April 2010

Mengenal Skripsi Tentang Kerangka Berfikir

BAB I
PENDAHULUAN


1.1     Latar Belakang
Banyak sekali faktor yang menyebabkan seorang mahasiswa tidak mampu menyelsaikan skripsi dalam waktu yang telah ditentukan faktor tersebut diduga menjadi penyebab keterlambatan, yang meliputi faktor internal dan eksternal dari mahasiswa yang bersangkutan.

Salah satu contoh faktor internal yang diduga menjadi penyebab utama adalah mahasiswa memandang bahwa skripsi merupakan suatu pekerjaan yang luar biasa, sulit dan harus menyajikan sesuatu yang baru. Sehingga seorang mahasiswa menjadi kecil hati atau pesimis.
Sedangkan dilihat dari faktor penyebab utamanya adalah kurang atau belum adanya buku petunjuk praktis tentang apa yang perlu dan dapat dilakukan oleh para mahasiswa untuk mempersingkat waktu penulis skripsi. Sesusi dengan pokok pembahasan pada bab ini akan menjadi penunjang agar mempermudah dalam pembuatan skripsi.

1.2     Tujuan
Penulis makalah ini bertujuan untuk :
-   Sebagai tugas kelompok
-   Untuk mengetahui mengenai langkah-langkah penulisan skripsi (tesis)
-   Untuk mengenal dan fungsi skripsi

1.3     Batasan Masalah
-   Pengertian skripsi, fungsi serta kedudukan skripsi
-   Bagian-bagian dari skripsi secara garis besar

BAB II
MENGENAL SKRIPSI
TENTANG KERANGKA BERFIKIR


2.1     Pengertian, Fungsi dan Kedudukan
Skripsi adalah karya ilmiah resmi mahasiswa dalam menyelesaikan Program Sarjana (S1) guna memperoleh gelar sarjana pada program studi yang ditekuninya. Skripsi merupakan bukti kemampuan akademik mahasiswa dalam penelitian yang berhubungan dengan bidang kehaliannya.
Penyusunan skripsi didasarkan pada kajian ilmiah yang didahului oleh penelitian pustaka atau penelitian lapangan, serta hasil akhirnya dipertanggungjawabkan secara resmi dan terbuka kepada komunitas ilmiah dalam forum ujian munaqosah.
Skripsi berfungsi sebagai media publikasi hasil penelitian ilmiah masyarakat mperguruan tinggi dalam rangka pengembanan ilmu. Dalam jangkauan yang lebih luas, skripsi dapat menjadi media komunikasi dalam masyarakat ilmiah pada umumnya, apabila memenuhi syarat untuk dipublikasikan secara luas.
Tugas pembuatan skripsi merupakan salah satu syarat bagi mahasiswa untuk memperoleh gelar kesarjanaan dalam salah satu bidang sesuai dengan jurusan dan program studi yang ditentukannya.

2.2     Anatomi Skripsi
Secara garis besar skripsi terdiri atas tiga bagian, yaitu : bagian muka (suplemen awal), bagian utama (naskah skripsi) dan bagian belakang (suplemen akhir).
1) Bagian Muka (Suplemen Awal)
Urutan bagian muka skripsi adalah sebagai berikut :
(1) Halaman Sampul
(2) Halaman Judul
(3) Ikhtisar
(4) Halaman Persetujuan Pembimbing
(5) Nota Dinas
(6) Halaman Pernyataan Otentisitas
(7) Halaman Pengesahan
(8) Riwayat Hidup
(9) Kata Pengantar
(10) Daftar Isi
(11) Daftar Tabel (kalau ada)
(12) Daftar Gambar (kalau ada)
(13) Daftar Lampiran (kalau ada)

2)     Bagian Utama (Naskah Skripsi)
Bagian utama skripsi terdiri atas 5 bagian, diantaranya :
(1) Pendahuluan
Pendahuluan bermasyarakat mengantar pembaca ke dalam pembahasan suatu masalah. Dengan membaca bagian pendahuluan, pembaca sudah mendapat gambaran umum tentang pokok pembahasan dan gambaran umum tentang penyajiannya. Pendahuluan hendaknya dapat merangsang dan memudahkan pembaca memahami seluruh karya ilmiah itu.
Bagian pendahuluan skripsi berisi :
(a) Latar Belakang Masalah
(b) Identifikasi masalah
(c) Pembatasan masalah
(d) Perumusan masalah
(e) Tujuan penelitian
(f) Kerangka pemikiran, dan
(g) Kegunan penelitian

(2) Kajian / Acuan Teoretik
(a)      Penelitian Kuantitatif
Isi bab ini meliputi : a) kajian tentang variabel yang terdapat pada masalah penelitian (dengan dukungan teori sekurang-kurangnya 25 teks books), b) sintesis teori, dan c) hipotesisi teoretik.

(b)      Penelitian Kualitatif
Pada penelitian kualitatif, kajian teoritik disesuaikan dengan jumlah fokus kajian, dengan analisis sampai ketahap menemukan sistesis teori, tanpa keharusan menyusun hipotesis teoritik.

(3)      Metodologi Penelitian
(a)      Penelitian kualitatif
Pada penelitian kuantitatif, muatan bab ini minimal mencakup pasal-pasal sebagai berikut :
- Tempat dan waktu penelitian
- Metode penelitian
- Penentuan populasi dan sampel
- Variable penelitian (paradigma penelitian)
- Teknik pengumpulan data
- Instrumun penelitian (terdiri dari : definisi konseptual, definisi operasional, kisi-kisi instrumen dan kalibasi instrumen)
- Teknik analisis data, dan
- Hipotesis statistik

(b)      Penelitian Kualitatif
Pada penelitian kualitatif minimal memuat :
- Tempat dan waktu penelitian
- Metode penelitian
- Penentuan sumber informasi/informan
- Menentukan unit analisis
- Teknik pengumpulan data, dan
- Teknik analisis data

(4) Analisis Data
(a) Penelitian Kuantitatif
Pada penelitian kuantitatif, bab ini harus memuat :
- Deskripsi data
- Persyaratan uji hipotesis
- Pengujian hipotesis
- Pembahasan hasil penelitian, dan
- Keterbatasan penelitian

(b) Penelitian Kualitatif
Pada penelitian kualitatif, bab ini minimal harus memuat :
- Deskripsi data
- Temuan penelitian
- Pembahasan terhadap temuan penelitian

(5) Kesimpulan
Kesimpulan ialah pernyataan-pernyataan yang bersifat simpel dan memberi jawaban secara langsung terhadap research problem atau pernyataan penelitian (research question) dan bukan rangkuman atau ikhtisar.

3) Bagian Belakang (Suplemen Akhir)
Pada bagian belakang skripsi pada umumnya terdiri atas daftar pustaka (daftar bacaan) dan lampiran (appendix).

(1) Daftar Pustaka
Merupakan keterangan bacaan yang dijadikan rujukan dalam proses penulisan skripsi. Daftar pustaka merupakan persyaratan suatu karya ilmiah.

(2) Lampiran (Appendix)
Merupakan tempat untuk menyajikan keterangan atau angka-angka tambahan. Didalamnya dapat dimuat cara penelitian, peta, gambar dan sebagainya.

BAB III
PENUTUP

3.1     Kesimpulan
Skripsi merupakan karya resmi mahasiswa dalam menyelesaikan program sarjana (S1) guna memperoleh gelar sarjana pada program studi yang ditekuninya. Skripsi berfungsi sebagai media publikasi hasil penelitian ilmiah masyarakat perguruan tinggi dalam rangka pengembanan ilmu. Skripsi dalam jangkauannya lebih luas karena dapat menjadi media komunikasi dalam masyarakat ilmiah pada umumnya.
Secara garis besar skripsi terbagi menjadi tiga bagian yaitu bagian muka (suplmen awal), bagian utama (naskah skripsi) dan bagian belakang suplemen akhir).
Bagian utama skripsi terdiri atas: pendahuluan, kajian/acuan teoritik, metodologi penelitian, analisis data dan kesimpulan. Sedangkan bagian belakang skripsi terdiri atas daftar pustaka dan lampiran.

3.2      Saran
Terima kasih kami ucapkan kepada dosen mata kuliah yang telah memberi tugas “Mengenal Skripsi Tentang Kerangka Berfikir”. Memang makalah ini masih jauh dari yang sempurna. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah selanjutnya.
Akhirnya sebagai kata penutup semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan kami khususnya Tim Penyusun.


DAFTAR PUSTAKA

Bisri, Cik Hasan. 2003. Penuntun Penyusunan Rencana Penelitian dan Penulisan Skripsi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Agung, I Gusti Ngurah. 2004. Manajemen Penulisan Skripsi, Tesis dan Disertasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
STAIN Cirebon. 2007. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Cirebon: STAIN Press.

Tidak ada komentar: