Minggu, 04 April 2010

Makalah Study Tour Jogjakarta

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas berkat dan rahmat-NYA lah saya dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini membahas tentang “Manfaat mengikuti study tour”

Saya ucapkan terimakasih kepada:
1. Ibu dan Bapak guru, khususnya Ibu Rahayu selaku Guru Bahasa Indonesia yang telah membina dan membimbing saya dalam menyelesaikan makalah ini.
2. Teman – teman yang sudah mendukung dan membantu saya dalam meyelesaikan makalah ini.
saya menyadari bahwa makalah saya ini masih jauh dari kesempurnaan oleh karena itu dengan kerendahan hati, saya mohon kepada Ibu/Bapak Guru serta para pembaca untuk berkenan memberikan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah saya selanjutnya.











Krangkeng, April 2009





i

DAFTAR ISI


Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
1.3. Tujuan Penelitian
1.4. Landasan Teori
BAB II Pembahasan
1. UNSOED
1.1. Sejarah berdirinya UNSOED
1.2. Visi Misi UNSOED
1.3. Program study UNSOED
2. UGM
2.1 Sejarah berdirinya UGM
2.2 Visi Misi, Tujuan dan Sasaran UGM
2.3 Program study di UGM
3. UNY
3.1. Sejarah berdirinya UNY
3.2. Visi Misi, dan Tujuan UNY
3.3. Program study di UNY
4. Candi Prambanan
4.1. Sejarah Cendi Prambanan Berdiri
4.2. Letak Candi Prambanan
5. Baturraden
5.1. Sejarah Baturraden Berdiri
5.2. Letak Baturraden
BAB III Penutup
3.1. Simpulan
3.2. Saran – Saran
Daftar Pustaka
Lampiran

ii
BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Pendidikan di Indonesia semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Maka dari itu, anak – anak harus di kenalkan dengan pendidikan sedini mungkin. Untuk pelajar yang sekarang telah duduk di bangku SMA, harus sudah mulai di kenalkan dengan perguruan tinggi yang ada, supaya pelajar – pelajar yang menduduki bangku SMA sekarang mendapatkan motifasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Selain itu pula, untuk meyeimbangkan perkembangan antara otak kanan dan otak kiri maka di perlukan tempat – tempak rekreasi yang menyenangkan tetapi tetap mempunyai nilai pendidikan.


1.2 Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:
1. Menambah wawasan pemahaman tentang beberapa Uiversitas yang ada.
2. Mengetahui apa saja yang ada di beberapa Universitas tersebut.
3. Menambah motifasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
4. Mengetahui beberapa tempat wisata yang ada.


1.3 Landasan teori

Surat edaran nomor 076/421.7/SMA.06/2009




BAB II
PEMBAHASAN


1. UNSOED

1.1. Sejarah berdirinya UNSOED

Sekitar tahun 1960, lembaga pendidikan yang ada di daerah Banyumas baru sampai di tingkat sekolah menengah tingkat atas, sedangkan hasrat dan minat masyarakat untuk mencapai pendidikan yang lebih tinggi semakin meningkat.
Pada waktu itu para lulusan SMTA yang akan melanjutkan pendidikan terpaksa harus mencari di luar daerah Banyumas. Hal tersebut hanya terjangkau oleh para lulusan SMTA yang orangtuanya mampu membiayainya. Kemudian timbul usaha baik formal maupun nonformal untuk mendirikan Universitas di daerah Banyumas. Usaha tersebut mulai dirintis dengan:
1. Membentuk panitia pendiri Fakultas Pertanian pada tanggal 10 februari 1961, sebagai modal dasar berdirinya Universitas Jenderal Soedirman di daerah banyumas yang berkedudukan di Purwukerto.
2. Mendirikan sebuah yayasan Pembina yang bernama Yayasan Pembina UNSOED.
Atas terbentuknya yayasan tersebut, maka segala tugas dan kewajiban serta hak milik panitia pendiri Fakultas Pertanian di serahkan kepada Yayasan Pembina UNSOED.
Setelah Fakultas Pertanian berdiri masyarakat Banyumas semakin bersemangat mendirikan Universitas. Hal ini terbukti dengan mengalirnya berbagai bantuan baik secara moril maupun materi dari seluruh penjuru Keresidenan Banyumas. Pengurus Yayasan UNSOED dan pemimpun masyarakat baik formal maupun informal, berusaha menghubungi tokoh – tokoh perguruan tinggi ( UGM, IPB, UNDIP) dan
pimpinan Departemen PTIP, pemimpin daerah tingkat I Jawa Tengah, Pimpinan Angkatan Darat dan instansi – instansi lainya.
Di samping bantuan dari berbagai pihak dan atas karunia Tuhan YME, pada tanggal 23 septembar 1963 lahirlah Universitas Negeri di Banyumas dengan nama Universitas Jenderal Soedirman yang berkedudukan di Purwokerto dengan keputusan Presiden RI no.195 tanggal 23 september 1963 dan surat keputusan menteri PTIP no.153 tanggal 25 november 1963. Peresmian di lakukan oleh menteri PTIP – Prof. Dr. TOJIB HADIWIDJAJA, pada hari minggu tanggal 27 november 1963, bertempat di rumah dinas Residen Banyumas di Purwokerto.
Beberapa pertimbangan menggunakan nama Jenderal Soedirman untuk nama Universitas tersebut adalah Petung Jenderal Soedirman
1. Dalan usaha dan persiapan berdirinya Universitas ini, Angkatan Darat dari tingkat daerah sampai tingkat pusat, memberikan saham yang tidak sedikit.
2. Almarhun Jenderal Soedirman, sebaigai bapak TNI yang namanya tidak tecela dan di jadikan suri tauladan bagi generasi penerus, kelahiran daerah Banyumas.
Pada awalnya UNSOED hanya mempunyai 3 fakultas, yaitu:
1. Fakultas Pertanian
2. Fakultas Biologi
3. Fakultas Ekonomi
UNSOED mulai berkembang. Sampai dengan tahun 1981 UNSSOED mempunyai 5 fakultas dan 3 program diploma, yaitu:
1. Fakultas Pertanian
2. Fakultas Biologi
3. Fakultas Peternakan
4. Fakultas Ekonomi
5. Fakultas Hukum
Sedangkan 3 program diploma tersebut adalah:
1. Diploma Pendidikan Ahli Administrasi Keuangan
2. Diploma pendidikan Ahli Kesekretariatan
3. Diploma Pendidikan Ahli Ternak Unggas dan Perah
Hingga pada tahun 2003 UNSOED telah memiliki 6 fakultas dengan 33 program S1, 9 program D3 dan 8 program pascasarjana.

1.2. Visi Misi UNSOED

Visi:
Unggul dalam ilmu pengetahuan, dan atau seni yang relevan dengan pengembangan sumber daya pedesaan.

Misi:
1. Menyelenggarakan pendidikan guna menghasilkan lulusan yang bermoral, memiliki sekap akademik dan professional, keunggulan kompetitif, kemampuan kepemimpinan yang memadai, kemampuan mengatasi masalah dan kemampuan beradaptasi.
2. Menyelanggarakan penelitian guna mengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni yang relevan dengan kebutuhan pembangunan sumberdaya pedesaan, tuntutan membangun sumberdaya pedesaan.
3. Menyebarluaskan penelitian melalui publikasi, kaji tindak, dan penerapan teknologi inovatif pada masyarakat terutama dalam mengembangkan sumber daya pedesaan secara berkelanjuutan,


1.3. Profil UNSOED

Tanggal Berdiri : 23 September 1963
Jumlah Mahasiswa : 24000 mahasiswa
Jumlah Fakultas : 8 Fakultas
Jumlah Dosen : 800 dosen tetap




1.4. Program study yang ada di UNSOED

S-1 IPA
o Agroteknologi
o Agribisnis
o Ilmu dan teknologi pangan
o Biologi
o Peternakan
o Pendidikan Dokter
o Kesehatan Masyarakat
o Ilmu Keperawatan
o Farmasi
o Pendidikan Dokter gigi
o Matematika
o Fisika
o Kimia
o Teknik Elektro
o Teknik Sipil
o Teknik Geologi
o Teknik Informatika
o Ilmu Kelautan
o Budidaya Perairan
o Ilmu gizi (dalam proses)

S-1 IPS
o Ekonomi Pembangunan
o Mamajemen
o Akuntansi
o Ilmu hukum
o Sosiologi
o Ilmu Administrasi Negara
o Ilmu Komunikasi
o Ilmu Politik
o Sastra Inggris
o Sastra Indonesia
o Hubungan Internasional (dalam proses)




2. UGM

2.1. Sejarah berdirinya UGM

November 1949 mendorong lahirnya UGM, 19 Desember 1949. Tanggal ini di pilih, seperti yang di sebut oleh Bung Karno yaitu untuk memperlihatkan kepada dunia luar bahwa Bangsa Indonesia sanggup bangkit, meskipun sudah di serang habis – habisan oleh Belanda pada 19 desember 1948. Dengan kata lain tanggal 19 Desember 1949 di pilih untuk menghilangkan noda 19 Desember 1948.
Pada saat UGM berdiri menurut peraturan Pemerintah no.23 tahi 1949, UGM memiliki 6 Fakultas yaitu:
1) Fakultas Teknik
2) Fakultas Kedokteran
3) Fakultas Pertanian
4) Fakultas Kedokteran Hewan
5) Fakultas Hukum
6) Fakultas Sastra dan Filsafat
Pada saat peresmian berdirinya UGM, Prof. Dr. M. Sardi. ito
Di tetapkan sebagai presiden UGM. Pada saat yang sama juga di tetepkan pula senat UGM dan kurator UGM. Mengenai yang terakhir ini terdiri dari ketua (Ketua kehormatan adalah Sultan Hamengku Buwono
IX, sedangkan ketua adalah Sri Pangku Alam VIII) wakil ketua dan
anggota. Semua ini menimbulkan pendapat bahwa ketika UGM lahir, ia memang telah siap meneruskan perjuangan, yaitu meningkatkan martabat manusia Indonesia.



2.2. Visi Misi, tujuan dan sasaran UGM

Visi:
Menjadi Universitas riset kelas dunia yang unggul, mandiri, bermartabat dan menjiwai pancasila mengabdi kepada kepentingan dan kemakmuran bangsa.

Misi:
Misi Umum:
o Melaksanakan pengajaran dan pengabdian berbasis riset
Misi Khusus:
o Meningkatkan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berkelas dunia, beridentitas kerakyatan serta membangun sosio – budaya Indonesia.
o Meningkatkan transisi UGM menjadi Universitas yang mandiri dan mempunyai tata kelola yang baik (Good University Governance)

Tujuan:
1. Menjadi Universitas riset kelas dunia yang beridentitas kerakyatan dan berakar pada sosio – bidaya Indonesia.
2. Menjadi Universitas yang mandiri dan bertata kelola baik (Good University Governance)
Sasaran:
Untuk tujuan “menjadi Universitas riset kelas dunia yang beridentitas kerakyatan dan berakar kepada sosio – budaya Indonesia”:
1. Terwujutnya pembelajaran berbasis riset
2. Tercapainya peningkatan reputasi dan akreditasi di bidang pendidikan, riset dan pengabdian kepada masyarakat.
3. Tercapainya peningkatan kerjasama Internasional
4. Tercapainya peran UGM yang selalu meningkat dalam penyelesaian masalah bangsa dengan pendekatan kerakyatan dan sosio – budaya Indonesia mencangkup advokasi keunggulan lokal ke tingkat dunia.
5. Tuntas status dan transfer aset tetap
6. Tuntas menyiapkan system mamajemen dan tahap menuju pengolahan SDB PT BHMN
7. Tersusunya laporan keuangan secara standar akutansi yang berlaku pada Universitas yang mandiri
8. Tercapainya good governance pada sistem manajemen


2.3. Progran D3 di UGM

D3 IPA
o Kesehatan Hewan
o Manajemen Hutan
o Komputer dan sistem Informasi
o Rekan Medis
o Elektronika dan Instrumentasi
o Teknik Elektro
o Teknik Mesin
o Teknik Sipil
o Teknik Geomatika
o Agroindustri
o Sistem Informasi Geografi dan Pengindraan jauh

D3 IPS
o Akutansi
o Manajemen
o Ekonomi Terapan
o Kearsipan
o Kepariwisataan
o Bahasa Inggris
o Bahasa Prancis
o Bahasa Jepang
o Bahasa Arab
o Bahasa Mandarin
o Bahasa Korea
o Hukum







3. UNY

3.1. Sejarah Berdirinya UNY

Sejarah UNY tak lepas dari perkembangnan IKIP yogyakarta dan UGM. Berdasarkan PP 37/1950 pada 23 Januari 1951. Dalam perkembangan UGM ada beberapa fakultas yang menjadi cikal bakal lahirnya IKIP Negeri Yogyakarta. Sepeti fakultas Pendidikan, Fakultas Pebdidikan Jasmani, Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan. Berdasarkan SK menteri PDK no 92, 1969 berdiri Institut Pendidikan Guru. Dari situ keluar keputusan Presiden RI no.1,1963 pada tanggal 3 januari 1963 yang menyatukan Fakultas Ilmu keguruan dan Pendidikan dengan Institut Pendidikan Guru menjadi Institut Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Perkembangan IKIP Yogyakarta sendiri, pada 1982 menyelenggarakan 6 fakultas yaitu:
o Ilmu Pendidikan
o Pendidikan Bahasa dan Seni
o Pendidikan Matemetika dan Ilmu Pengetahuan Alam
o Pendidikan Ilmu pengetahuan Sosial
o Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
o Pendidikan Olahraga dan Kesehatan
Dua tahun kemudian, lembaga ini menyelenggarakan sebanyak 30 jurusan, 36 program study. Pada tahun 1996 berkembang menjadi 37 bidang study.
Pada 1990 muncul wawasan untuk mengembangkan IKIP Yogyakarta menjadi sebuah Universitas. Beberapa hal yang mendukung gagasan itu adalah karena alumnusnya banyak yang di terima bekerja baik di dunia pendidikan maupun nonpendidikan. Pada 1996 Perkembangan gagasan itu dapat di realisasikan, bahkan keluar surat keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi Depdikbud, pada 20 juni 1996 yang
menetapkan IKIP Yogyakarta dan juga 3 IKIP lainnya, di beri perluasan tugas kearah perubahan kelembagaan menjadi Universitas.Tahap yang di kerjakan IKIP Yogyakarta, pada 1997 di buka 12 program study nonpendidikan jenjang S1 dan D3.
Pada 14 agustus 1999, UNY telah sah menjadi lembaga pendidikan tinggi yang berkedudukan di Yogyakarta dengan menyelenggarakan 6 fakultas yaitu: FMIPA, FT,FIP, FBS, FIS dan FIK. Seluruh mahasiswa UNY di beri fasilitas, terdaftar sebagai peserta asuransi kecelakaan pada PT Asuransi.




3.2. Visi Misi dan Tujuan UNY

Visi:
Penyelenggaraan kegiatan dalam wadah UNY di harapkan dapat mewujudkan suatu Universitas yang mampu membangun manusia Indonesia seutuhnya sebagai pribadi atau masyarakat pribadi dan ilmiah yang bertakwa kepada Tuhan YME, dengan menetapkan manusia sebagai kunci pembangunan yang bermartabat, setara dengan bangsa – bangsa lain di dunia untuk mencapai kebahagiaan lahir batin serta kedamaian dalam nehidupan.

Misi:
Untuk mendidik manusia dan masyarakat Indonesia dengan melaksanakan pendidikan akademik dan atau professional dalam bidang
pendidikan dan nonkependidikan yang di arahkan untuk menghasilkan manusia yang bertaqwa kepada Tuhan YME, berahlak mulia yang mempunyai kecerdasan dan ketrampilan yang bermanfaat bagi pembangunan bangsa dan negara, melakukan kegiatan penelitian untuk mengkaji dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang mensejahterakan manusia serta melakukan pengabdian pada masyarakat yang mengacu pengembangan segala potensi alam dan sosial.


Tujuan:
o Mendidik manusia dan masyarakat Indonesia dengan meyelenggarakan pendidikan dan atau professional dalam bidang pendidikan dan nonkependidikan yang di arahkan untuk menghasilkan manusia yang berahlak mulia, memiliki kecerdasan dan ketrampilan yang bermanfaat bagi pembangunan bangsa dan negara.
o Memelihara, mengembangkan, menciptakan dan menyebarkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesenian yang dapat mensejahterahkan manusia.
o Melaksakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mengacu kepada pengembangan segala potensi alam dan sosial sebagai upaya untuk mewujudkan manusia dan masyarakat belajar serta manusia dan masyarakat ilmiah dalam kesatuan integral dengan pembangunan nasional.
o Mengembangkan Universitas yang mamiliki keunggulan dalam bidang kependidikan dan keguruan melalui upaya pengembangan pendidikan, kelembagaan, sistem manajemen, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, keilmuan dan semua unsur – unsur yang terkait secara berhasil guna dan berdaya guna.



3.3. Profil UNY

Tanggal Berdiri : 21 mei 1963
Jenjang Pendidikan : D2, D3, S1, Pascasarjanah
Jumlah Dosen : 881 dosen (Pendidikan S1: 370, S2: 405, S3:123)


3.4. Program study di UNY

v Fakultas Ilmu Pendidikan
v Fakultas Bahasa dan Seni
v Fakultas Ilmu Sosial
v Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
v Fakultas Teknik






4. Candi Prambanan

4.1. Sejarah berdirinya Candi Prambanan

Candi Prambanan merupakan kelompok candi – candi yang di bangun oleh raja – raja dinasti Sanjaya pada abad IX. Ditemukan nama pikatan pada candi menimbulkan pendapat bahwa candi ini di bangun oleh Rakai Pikatan yang kemudian di selesaikan oleh Rakai Balitung berdasarkan prasasti berangka 856 M “Prasasti Siwargrarha” sebagai
manifest politik untuk meneguhkan kedudukanya sebagai raja yang besar. Prasasti Siwargrarha tahin 856 M yang di keluarkan oleh Rakai Pukatan tidak di ketahui asalnya, kini di simpan di museum Nasional Jakarta.
Prasasti ini mulai menarik perhatian setelah J.G. De Casparis berhasil mengiraikan dan membahasnya. Menurut Casparis ada 3 hal yang penting dalam prasasti tersebut, yaitu:
o Bahasanya merupakan contoh tertua prasasti yang berangka tahun yang di tulis dalam puisi jawa kuno.
o Isinya memuat bahan – bahan atau peristiwa sejarah yang sangat penting dari pertengahan abad ke IX M.
o Di dalamnya terdapat uraian yang rinci tentang gugusan sesuatu “gugusan candi” sesuatu yang unik dalam epigrafi jawa kuno.
Dari uraian di atas yang menarik adalah peristiwa sejarah dan uraian tentang pembangunan gugusan candi. Peristiwa yang di maksud adalah peperangan antara Balaputradewa dari keluarga Sailendra dengan Rakai Pikatan dari keluarga Sanjaya. Balaputradewa kalah dan melarikan diri ke Sumatera. Kosolidasi keluarga Rakai Pikatan itu kemudian menjadi permulaan di masa baru yang perlu di resmikan dengan pembangunan suatu gugusan candi besar.
Gambaran tentang gugusan candi seperti yang di sebut dalam prasasti Siwargrarha dapat di bandingkan dengan kompleks candi Prambanan, gugusan candi yang di bangun pusatnya di kelilingi tembok dan di kelilingi oleh deretan candi perwara yang di susun bersap hanya terdapat pada candi Prambanan. Disebutkan pula candi Perwara sama dalam bentuk dan ukuran.
Hal lain yang menarik adalah 2 buah candi apit, masing – masing di dekat pintu masuk utara dan selatan. Keterangan mengenai gugusan candi yang terletak dekat sungai mengingatkan pada gugusan candi
Prambanan dengan sungai opak di sebelah barat dan jika dari jarak antara sungai opak dan giugusan candi Prambanan serta adanya belokan air sungai kemunngkinan belokan tersebut terjadi antara desa Klurak dan Bogem. Dengan demikian, tampaknya uraian yang terdapat dalam prasati Siwargrarha tentang gugusan candi tersbut lebih cocok dengan keadaan candi Prambanan.
Terjadinya perpindahan pusat Mataram ke Jawa Timur berakibat tidak terawatnya candi – candi di daerah Prambanan, kondisi ini semakin parah dengan adanya gempa bumi dan beberapa kali meletusnya gunung berapi yang menyebabkan candi Prambanan runtuh dan meninggalkan puing – puing batu yang berserakan. Candi Prambanan di kenal kembali saat orang Belanda bernama C.A.Lons mengunjungi jawa pada tahun 1733 dan melaporkan tentang adanya reruntuhan candi yang di tumbuhi semak belukar.
Usaha pertama kali untuk menyelamatkan candi Prambanan di lakukan oleh Ijzernan pada tahun 1885 dengan membersihkan bilik – bilik candi dari reruntuhan. Pada tahun 1902 di mulai pekerjaan pembinaan yang di pimpin oleh Van Erp untuk candi Siwa, candi Wisnu dan candi Brahma. Perhatian terhadap candi prambanan terus berkembang. Pada tahun 1933 berhasil di susun percobaan candi Brahma dan Wisnu. Setelah mengalami berbagai hambatan pemugaran dapat di selesaikan oleh bangsa Indonesia, tanggal 23 Desember 1953 candi Siwa selesai di pugar dan secara resmi di nyatakan selesai oleh Dr.Ir.Sukarno.


4.2. Letak Candi Prambanan

Dari Yogyakarta lurus saja kearah timur (arah ke kota Solo). Candi Prambanan terletak di sebelah kiri jalan Yogya – Solo, tepat di
perbatasan antara daerah istimewa Yogyakarta dengan provinsi Jawa Tengah. Candi Prambanan terletak di desa Bokoharjo, kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakata.



5. Baturraden

5.1. Sejarah berdirinya baturraden

Sejarah atau cerita yang berhubungan tentang nama baturraden itu ada 2 versi yaitu versi Kadipaten Kutaliman dan versi Syekh Maulana Maghribi.
Baturraden berasal dari 2 kata yaitu “Batur” yang dalam bahasa jawa berarti pembantu, teman atau bukit. Dan “Raden” yang dalam bahasa jawa juga berarti bangsawan. Dilihat dari susunan kata – katanya, maka nama Baturraden terdiri dari kata:
§ Batur – Radin, yang artinya tanah datar
§ Batur – Adi, yang artinya tanah yang sangat indah
Dua macam nama tersebut bukan suatu nama yang berdiri tanpa ada kaitanya dengan wilayah lain sepanjang lereng gunung Slamet dari arah barat ke timur sampai dataran tinggi Dieng.
Di sekitar Baturraden juga terdapat beberapa nama yang di awali dengan kata “Batur”, seperi: Batur Agung, Batur Golek, Batur Semende, Batur Sengkala, Batur Macan, Batur Duwur, Batur Wadas Galengan dan Batur Begalan.




5.2. Letak Baturraden

Baturraden di kenal sebagai tempat pariwisata atau peristirahatan pegunungan sejak tahun 1928 yang memiliki hawa yang sejuk dan cenderung sangt dingin. Baturraden terdapat di sebelah selatan kaki Gunung Slamet dengan ketinggian 3.428m, merupakan gunung berapi terbesar dan merupakan gunung tertinggi ke 2 di Jawa. Baturraden terletak pada ketinggian 640m di atas permukaan laut dan berjarak hanya 14 km dari pusat kota Purwokerto yang di hubungkan dengan jalan yang memadai.



BAB III
PENUTUP


3.1 Simpulan

Berdasarkan uraian di atas, maka kita harus selalu mencari informasi – informasi yang kita butuhkan. Misalnya saja Informasi tentang universitas – universitas yang ada, agar kita dapat lebih termotifasi untuk melanjutkan. atau mungkin mencari informasi tempat wisata. Dan semua itu akan berguna apabila kita memanfaatkan informasi – infotmasi yang ada dengan sebaik mungkin.

3.2 Saran - Saran

Berharap dengan di buatnya makala ini yaitu “Manfaat Mengikuti Study tour” dapat ledih membukan dan menambah wawasan kita mengenai beberapa unuversitas dan tempat wisata yang ada.

















Daftar Pustaka



www.umugm.ac.id
www.uny.ac.id
www.unsoed.ac.id
www.wikipedia.com



























Lampiran










Batu Raden Candi Prambanan










Owabong UNY










UNSOED UGM

Tidak ada komentar: