Senin, 05 April 2010

MAKALAH PENGARUH PENDIDIKAN FORMAL, NON FORMAL DAN INFORMAL TERHADAP PRESTASI PENDIDIKAN

BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan adalah hal mutlak yang wajib dimiliki oleh semua individu, di dalam setiap ajaran agama menganjurkan agar setiap individu wajib berusaha untuk mendapatkan pendidikan. Pendidikan dapat diperoleh melalui jalur formal, non formal dan informal.

Pendidikan dalam lingkungan keluarga (non formal) memiliki peranan yang sangat penting. Ini karena setiap individu mendapatkan pendidikan yang pertama berasal dari lingkungan keluarga. Selain dari keluarga pendidikan dapat diperoleh pula dari lingkungan formal, dalam hal ini sekolah atau lembaga formal lainnya yang berkompeten dalam bidang pendidikan. Dalam lingkungan formal ini setiap individu akan mendapatkan pendidikan yang lebih luas mengenai pedoman dan etika moral kemanusiaan untuk bekalnya dalam menghadapi pergaulan di masyarakat. Lingkungan ketiga yang menjadi penentu sukses tidaknya pendidikan iindividu adalah lingkungan masyarakat (informal), lingkungan ini menuntut pengaplikasian pendidikan yang telah didapat oleh seorang individu baik dari lingkungan keluarga maupun dari lingkungan formal.

B. Perumusan Masalah
Pembahasan materi ini meliputi :
a. Latar Belakang Pendidikan.
b. Pengertian Lingkungan Pendidikan
c. Masalah – masalah yang mempengaruhi dalam lingkungan pendidikan
d. Pengaruh lingkungan formal, non formal dan informal terhadap lingkungan pendidikan


C. Alasan Pemilihan Judul
Pada kesempatan ini penulis mengambil judul “PENGARUH PENDIDIKAN FORMAL, NON FORMAL DAN INFORMAL TERHADAP PRESTASI PENDIDIKAN” karena pada dasarnya setiap individu akan berinteraksi dengan ketiga lingkungan di atas dan akan mendapatkan pengaruh yang timbul akibat interaksinya dengan ketiga lingkungan tersebut, sehingga sangat menarik untuk dibahas dan dicari solusi terhadap setiap permasalahan yang timbul.

D. Tujuan Pembuatan Makalah
Tujuan penyusunan makalah ini adalah :
1. Menggali informasi mengenai pengaruh lingkungan pendidikan formal, non formal dan informal terhadap prestasi pendidikan.
2. Melengkapi salah satu tugas mata kuliah.
3. Mengenalkan arti, bentuk dan fungsi lingkungan pendidikan.
4. Sebagai sumbangsih pengetahuan untuk masyarakat mengenai “Pengaruh lingkungan pendidikan”.
5. Mencari sumber informasi untuk dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

E. Sistematika Penulisan
Dalam penulisan makalah ini penulis mengambil tema “Lingkungan Pendidikan” yang informasinya di dapat penulis dengan cara :
1. Observasi
2. Tanya Jawab
3. Referensi Buku
Dalam penyusunan ini penulis membaginya menjadi 3 (tiga) bab yaitu Bab I berisi Pendahuluan, Bab II Tema Tulisan, dan Bab III berisi penutup.

BAB II
PENGARUH PENDIDIKAN FORMAL, NON FORMAL DAN INFORMAL TERHADAP PRESTASI PENDIDIKAN


A. Pengertian Pendidikan
Pendidikan adalah usaha manusia dalam meningkatkan pengetahuan tentang alam sekitarnya. Pendidikan diawali dengan proses belajar untuk mengetahui suatu hal kemudian mengolah informasi tersebut untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Peranan lingkungan sangat berpengaruh terhadap kemajuan dan prestasi pendidikan. Hal ini dikarenakan setiap individu yang terlibat dalam proses pendidikan saling berinteraksi menjadi satu kesatuan dengan lingkungannya. Lingkungan pendidikan sendiri dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
1. Pendidikan Formal
2. Pendidikan Informal
3. Pendidikan Non Formal
Pendidikan dalam lingkungan keluarga memiliki peranan penting terhadap perkembangan anak. Orang tua bertanggung jawab terhadap semua peningkatan dan kemajuan pendidikan anak-anaknya. Begitu juga dengan lingkungan sekolah, disana para guru bertanggung jawab terhadap kemajuan prestasi anak didiknya. Selain lingkungan keluarga dan sekolah, lingkungan masyarakat juga sangat berperan penting dalam peningkatan prestasi anak didik yaitu dengan peran sertanya dalam pendidikan luar sekolah
Pendidikan merupakan hal mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap individu, baik anak-anak, dewasa maupun orang tua. Ada istilah mengatakan “tidak ada kata terlambat untuk belajar”
Betapa penting dan perlunya pendidikan itu bagi anak-anak. Dan jelaslah pula mengapa anak-anak itu harus mendapat pendidikan. “Pendidikan ialah segala usaha orang dewasa dalam pergaulannya dengan anak-anak untuk memimpin perkembangan jasmani dan rohaninya ke arah kedewasaan”.
“Pendidikan ialah pimpinan yang diberikan dengan sengaja oleh orang dewasa kepada anak-anak, dalam pertumbuhannya (jasmani dan rohani) agar berguna bagi diri sendiri dan bagi masyarakat”.
Lingkungan adalah kesatuan tempat dan unsur yang membentuk dan mendukung suatu komunitas baik kecil maupun besar yang menjadi pendukung hidup dalam kehidupan suatu makhluk hidup. Lingkungan dapat berupa biotik (hidup) maupun abiotik (tak hidup). Selain unsur yang nampak ada juga unsur yang tidak nampak seperti sifat, kelakuan, pola pikir, ideolodi, keyakinan, dan sebagainya. Selain itu lingkungan dapat diartikan pula sebagai tempat berkumpulnya satu individu dengna individu lainnya.
a. Lingkungan Formal
Adalah lingkungan tempat berkumpulnya individu satu dengan individu lain di sebuah tempat belajar/sekolah.
b. Lingkungan Non Formal
Adalah lungkungan atau tempat berkumpulnya individu satu dengan individu lainnya dalam satu keluarga.
c. Lingkungan Informal
Adalah lingkungan atau tempat berkumpulnya individu satu dengan individu lainnya dalam satu lingkungan, baik dalam lingkungan desa satu ataupun dengan desa lainnya.

B. Masalah-Masalah Yang Mempengaruhi dalam Lingkungan Pendidikan
a. Masalah pendidikan Formal
Pendidikan formal umumnya didirikan oleh pemerintah atau lembaga tertentu yang berkompeten dalam bidang pendidikan. Contohnya Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Dasar Luar Biasa, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dan seterusnya. Pendidikan formal ini selain didirikan oleh pihak pemerintah juga didirikan pula oleh Pihak Swasta. Keberadaan pihak swasta menjadikan pendidikan formal semakin mudah untuk didapat.
Dari keberadaan pendidikan formal, masalah yang sering muncul adalah kurangnya tenaga pendidik yang profesional. Banyak para guru dalam mengajar tidak menggunakan metode pengajaran yang baik dan kurangnya jiwa pendidik, mereka hanya bisa mengajar tapi tidak bisa mendidik.

b. Masalah Pendidikan Non Formal
Pendidikan Non Formal berada dalam lingkungan keluarga. Baik buruknya pendidikan keluarga ditentukan oleh kepala keluarga masing-masing dalam memanajemen keluarganya.
Masalah yang sering muncul dalam lingkungan pendidikan non formal adalah kurangnya perhatian keluarga kepada anak, minimnya keadaan keuangan keluarga sehingga banyak anak-anak mereka yang tidak mampu mengenyam pendidikan tinggi.

c. Masalah Lingkungan Pendidikan Informal
Pendidikan informal adalah pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat, selain yang bentuknya formal ada juga yang tidak formal. Masalah yang sring terjadi dalam pendidikan informal adalah kurangnya kesadaran masyarakat tentang pemahaman pendidikan, sehingga pergaulan dalam masyarakat menjadi rudak dan individu tersebut tidak bisa mengartikan betapa pentingnya pendidikan bagi dirinya sendiri kelak maupun bagi masyarakat sekitar.


C. Pengaruh Lingkungan Formal, Informal dan Non Formal terhadap Lingkungan Pendidikan
Lingkungan Formal, Non Formal ataupun Informal sangat berpengaruh terhadap lingkungan pendidikan, seperti misalnya lingkungan sekolah, sangat berperan pada individu tersebut dimana ia bisa belajar dari mulai usai 4 tahun hingga 23 tahun atau dari mulai TK sampai Perguruan Tinggi. Dari guru atau sekolah individu dapat menerima berbagai pelajaran yang nantinya dapat digunakan untuk bergaul dalam lingkungan masyarakat. Pelajaran di sekolah baik yang pelajaran teori maupun praktek akan sangat bermanfaat bagi perkembangan individu di dalam lingkungan non formal dan informal.
Dalam pergaulannya di masyarakat, individu harus mempunyai etika dan sopan santun. Untuk mendapatkan pembelajaran sopan santun dan etika ini dimulai dari pendidikan nonformal dalam keluarga. Di dalam keluarga individu dididik untuk menjadi seorang anak yang baik, yang tahu sopan santun dan etika serta mempunyai moral sifat yang terpuji. Selain dari keluarga pendidikan etika dan moral ini diperoleh juga dari pendidikan formal di sekolah dan pendidikan informal di masyarakat.
Ketiga lingkungan pendidikan baik Formal, Non Formal dan Informal sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan dan keberhasilan pendidikan seorang individu. Dari mulai lahir seorang anak akan didik dalam lingkungan keluarga (non formal) dari yang tidak mengerti menjadi mengerti dan seterusnya hingga mereka dapat mengerti benar tentang bagaimana cara hidup yang baik, berprilaku dan bersopan santun. Selanjutnya seorang individu akan memasuki pendidikan Formal setelah mengalami penggembelengan dalam lingkungan pendidikan keluarga. Dlam lingkungan pendidikan formal ini seorang individu akan diajarkan banyak sekali pengetahuan yang belum pernah ia miliki, dari pengetahuan pribadi, sosial, keagamaan sampai ke pengetahuan yang berasal dari luar kebudayaannya. Di sini seorang individu akan mendapat pengakuan dan legalitas dengan didapatkannya surat tanda tamat belajar setelah ia berhasil melewati proses pembelajaran dengan kurun waktu tertentu. Lingkungan pendidikan yang ketiga yang tidak kalah penting dan menjadi penentu berhasil tidaknya pendidikan pada lingkungan pendidikan non formal dan formal adalah pendidikan informal (pendidikan masyarakat). Di sini mereka akan bergaul langsung dengan masyarakat yang mempunyai beraneka ragam sifat dan kepribadian. Mereka dituntut untuk bisa mengaplikasikan hasil dari pendidikan keluarga dan sekolah. Di dalam lingkungan pendidikan informal seorang individu akan diberikan pembelajaran mengenai bagaimana menentukan sikap, bermusyawarah dan sebagainya.
Dari uraian di atas jelas pembelajaran yang didapatkan dari seorang individu tidak hanya berasal dari satu lingkungan pendidikan saja, melainkan dari ketiga lingkungan pendidikan sehingga antara yang satu dengan yang lain saling menyempurnakan dan akhirnya akan menghasilkan didikan yang ideal atau dalam istilah lain akan dihasilkan seorang insan kamil (manusia yang sempurna yang berguna bagi bangsa dan agama).



BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan
Pendidikan adalah usaha manusia dalam meningkatkan pengetahuan tentang alam sekitarnya. Pendidikan diawali dengan proses belajar untuk mengetahui suatu hal kemudian mengolah informasi tersebut untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Lingkungan pendidikan sendiri dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
a. Pendidikan Formal
b. Pendidikan Informal
c. Pendidikan Non Formal
Dalam pergaulannya di masyarakat, individu harus mempunyai etika dan sopan santun. Untuk mendapatkan pembelajaran sopan santun dan etika ini dimulai dari pendidikan nonformal dalam keluarga, dari pendidikan formal di sekolah dan pendidikan informal di masyarakat.

B. Saran
Untuk peningkatan prestasi belajar individu dalam menempuh pendidikan yang berkualitas, maka saran yang penulis berikan antara lain :
a. Meningkatkan ketertarikan individu terhadap pendidikan dengan berusaha mengambil hikmah dan pelajaran yang berasal dari ketiga lingkungan pendididikan.
b. Berusaha meningkatkan iman dan taqwa, sehingga individu dapat berperilaku dan berbuat sesuai dengan ajaran agama yang mulia.
c. Meningkatkan peran serta lingkungan pendidikan semaksimal mungkin untuk dapat membimbing dan mengarahkan individu untuk lebih berprestasi dalam pendidikan mereka.


KATA PENGANTAR


Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis bisa menyelesaikan penyusunan makalah ini dengan tanpa halangan yang berarti. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah ke pangkuan Rasulullah Nabi Agung Nabi Muhammad SAW beserta segenap keluarga hingga kita selaku umatnya sampai akhir masa. Amin.
Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah memenuhi salah satu tugas Makalah Seminar Pendidikan pada Program Study S.1. Ekonomi di Sekolah Tinggi Pangeran Dharma Kusuma Segeran Juntinyuat Indramayu.
Adapun makalah yang penulis susun ini berjudul “PENGARUH PENDIDIKAN FORMAL, NON FORMAL DAN INFORMAL TERHADAP PRESTASI PENDIDIKAN”, yang mana di dalamnya membahas segala permasalahan mengenai pendidikan.
Dalam penyusunan makalah ini penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak/Ibu Dosen atau Assisten Dosen yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan serta berbagai wawasan yang sangat berharga dalam menyelesaikan makalah ini.
Penulis berharap semoga makalah ini memberikan manfaat, khususnya bagi penulis, dan umumnya bagi para pembaca sekalian. Kritik dan saran senantiasa penulis harapkan sebagai masukan positif guna perbaikan di masa yang akan datang.


Indramayu, Mei 2008

Penulis

DAFTAR ISI



KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii

BAB I Pendahuluan 1
A. Latar Belakang masalah 1
B. Perumusan Masalah 1
C. Alasan Pemilihan Judul 2
D. Tujuan Pembuatan Makalah 2
E. Sistematika Penulisan 2

BAB II “Pengaruh Pendidikan Formal, Non Formal Dan Informal
Terhadap Prestasi Pendidikan” 3

BAB III Penutup 8
A. Kesimpulan 8
B. Saran 8

Tidak ada komentar: